Menu

Mode Gelap
Hebat, Pengembalian dan Verifikasi Berkas Belum Waktunya, Ketua TPP Telah Nyatakan Calon yang Masuk Nominasi Kejari Tanjab Timur Terima Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tipikor Upgrade Stasiun Pandu Tahap II Beberapa Kegiatan Telah Ditayangkan ULP Tanjab Timur Pidato Politik Ketua DPC Partai Gerindra Tanjab Timur, Ashar Idris, S, PD.I Usai Pilkada Serentak 2024 di Tanjab Timur PAW Sulpani Berproses Padahal Menangkan Laza, PAN Dikecam

Headline · 24 Jul 2023 10:52 WIB

Refli: Tanjab Timur Masih Kekurangan 1.132 Guru


 Refli, M.Pd, Kabid Pembinaan PTK Perbesar

Refli, M.Pd, Kabid Pembinaan PTK

MUARA SABAK, KS – Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) per Desember 2022, kekurangan guru di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung cukup besar. Bila ditotalkan kekurangan guru di tingkat TK, SD dan SMP mencapai 1.132 guru.

Disampaikan Kabid Pembinaan PTK Dinas Pendidikan Tanjab Timur, Refli, M.Pd, untuk kekurangan guru di tingkat TK ada 28 guru dari kebutuhan 52 guru. Saat ini guru di tingkat TK baru ada 24 guru dari jumlah 17 TK Negeri.

Sedangkan kekurangan guru di tingkat SD (Sekolah Dasar) mencapai 880 guru. Kekurangan tersebut terjadi pada Guru PAI (Pendidikan Agama Islam) sebanyak 99 guru dari kebutuhan 213 guru. Artinya Guru PAI untuk tingkat SD telah terpenuhi 114 guru. 

Kekurangan juga terjadi pada Guru PJOK dan Guru Kelas. Untuk Guru PJOK mengalami kekurangan 131 dari kebutuhan 213 (Yang ada 82 guru) dan kekurangan Guru Kelas sangat besar, yakni 650 guru dari kebutuhan yang ada 1.786 guru (Guru Kelas yang ada 906 guru).

“Di Tanjab Timur ada 194 SD Negeri dan 4 SD Swasta,” kata Refli dikonfirmasi Koran Sabak.com di ruang kerjanya.

Untuk tingkat SMP, Refli mengatakan dari kebutuhan 634 guru, Tanjab Timur masih mengalami kekurangan 202 guru. Kekurangan tersebut terjadi pada Guru PAI 17 guru dari kebutuhan 49 guru (Yang ada 32 guru), Guru PPKN kekurangan 11 guru dari kebutuhan 49 guru (Yang ada 38 guru), Guru Bahasa Indonesia kekurangan 12 guru dari kebutuhan 77 guru (Yang ada 65 guru), Guru Matematika kekurangan 4 guru dari kebutahan 60 guru (Yang ada 56 guru), Guru PJOK kekurangan 17 guru dari kebutuhan 49 guru (Yang ada 32 guru). Kekurangan terbesar untuk Guru SBY dari kebutuhan 49 guru, yang ada 13 guru, kekurangan 36 guru. 

BACA JUGA :  Hasil Penyewaan Molen Milik BUMDes Jaya Bersama Desa Pandan Sejahtera Raib Dipembukuan. Kemana Uangnya?

Guru Prakarya juga demikian, dari kebutuhan 45 guru mengalami kekurangan 45 guru, artinya saat ini Tanjab Timur belum memiliki satupun Guru Prakarya.

Guru TIK juga mengalami kekurangan banyak. Dari kebutuhan 45 guru, yang ada baru 6 guru, kekurangan 39 guru dan Guru BK dari kebutuhan 45 guru, juga mengalami kekurangan 43 guru, yang ada baru 2 Guru BK.

“Dari 12 guru bidang study termasuk guru BK di tingkat SMP, untuk guru bidang  IPA kta mengalami kelebihan. Dimana kebutuhan guru bidang study IPA 60 guru, yang ada 77 guru, artinya kita mengalami kelebihan guru bidang study 17 guru. Kelebihan juga terjadi pada guru bidang study Bahasa Inggris. Dari kebutuhan 53 guru, kita ada 58 guru, kelebihan 5 guru. Sedangkan untuk guru bidang study IPS kita pas. Dimana kebutuhannya 53 guru, yang ada juga 53 guru,” ungkap Refli.

Di Tanjab Timur ada 45 SMP Negeri dan ada 4 SMP swasta. Jumlahnya ada 49 SMP. “Kekurangan guru tersebut merupakan guru ASN,” kata Refli.***

Penulis: Arafik

 

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setahun Dillah -Muslimin Pimpin Tanjabtim, Apa Prestasinya ?

27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bupati Hj Dillah Hich Sambangi Menteri PKP dan Usul Usul Program BSPS serta Rumah Subsidi untuk Tanjab Timur

23 Februari 2026 - 19:42 WIB

Kadis Kominfo Tanjabtim Sambangi Telkom Landmark Jakarta, Perjuangkan Pemerataan Sinyal

10 Februari 2026 - 21:51 WIB

HUT Partai Gerindra Ke 18 Tahun 2026, DPC Partai Gerindra Tanjab Timur Gelar Do’a Bersama, Penyerahan Santunan Anak Yatim dan Bantuan Sembako serta Siap Melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI

6 Februari 2026 - 14:57 WIB

Datangi BAPPENAS, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

29 Januari 2026 - 07:49 WIB

Bupati Hj Dilla Luncurkan Program Seragam Sekolah Gratis

20 Oktober 2025 - 18:54 WIB

Trending di Headline