Menu

Mode Gelap
Hebat, Pengembalian dan Verifikasi Berkas Belum Waktunya, Ketua TPP Telah Nyatakan Calon yang Masuk Nominasi Kejari Tanjab Timur Terima Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tipikor Upgrade Stasiun Pandu Tahap II Beberapa Kegiatan Telah Ditayangkan ULP Tanjab Timur Pidato Politik Ketua DPC Partai Gerindra Tanjab Timur, Ashar Idris, S, PD.I Usai Pilkada Serentak 2024 di Tanjab Timur PAW Sulpani Berproses Padahal Menangkan Laza, PAN Dikecam

Pemerintahan · 14 Apr 2026 17:05 WIB

Siap Naik Kelas, Wabup Tanjabtim Sambut Marc Van Dael


 Siap Naik Kelas, Wabup Tanjabtim Sambut Marc Van Dael Perbesar

MUARA SABAK, KS.com – Upaya mendorong sektor perkebunan kelapa agar lebih bernilai tambah mulai menunjukkan sinyal positif. Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja, menerima kunjungan peneliti sekaligus pengusaha sabut kelapa asal Belgia, Marc Van Dael, bersama jajaran staf ahli dan kepala OPD, Selasa (14/4/2026).

Kedatangan Marc bukan tanpa alasan. Ia dikenal sebagai pakar produk turunan kelapa, khususnya cocopeat—serbuk sabut kelapa yang kini memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar global. Potensi inilah yang dilirik untuk dikembangkan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Marc didampingi Galih Barata dari Yayasan Roemah Kelapa Indonesia. Agenda utama pertemuan difokuskan pada pengenalan teknologi pengolahan produk turunan kelapa serta penjajakan peluang investasi kolaboratif.

Tak hanya berdiskusi di ruang rapat, Marc juga turun langsung ke lapangan. Ia meninjau potensi budidaya hingga industri pengolahan kelapa di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung tersebut. Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan daerah dalam mengoptimalkan seluruh bagian kelapa agar memiliki nilai tambah maksimal.

Muslimin Tanja menegaskan, pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membuka peluang kerja sama investasi atau co-investment yang berkelanjutan.

“Ini pintu masuk untuk kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan industri kelapa. Harapannya, ke depan bisa memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya petani kelapa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI) direncanakan akan mengambil peran strategis sebagai penghubung antara investor dan petani lokal. Peran ini dinilai penting agar kerja sama tidak hanya menguntungkan investor, tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat.

Pemerintah daerah pun berharap, hasil pertemuan tersebut tidak berhenti pada wacana. Langkah konkret sangat dinantikan untuk mendorong kemajuan sektor kelapa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tanjab Timur.***

BACA JUGA :  Wabup Tanjabtim Monev ke Perusahaan

(ham)

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Hj Dilla Bersama Wabup Dampingi Kunker Anggota DPR RI Edi Purwanto

18 April 2026 - 20:50 WIB

Bupati Tanjab Timur, Hj Dillah Hich, Sambut Kunjungan Kasatgaswil Jambi Densus 88

27 Maret 2026 - 17:54 WIB

Bersama Forkompinda, OPD dan Camat, Lurah, Kades se Tanjab Timur, Pemkab Tanjab Timur Gelar Buka Bersama

16 Maret 2026 - 21:07 WIB

Bupati Hj Dillah Hich dan Wabup Safari Ramadhan di Desa Pemusiran, Nipah Panjang

21 Februari 2026 - 22:23 WIB

Musrenbang Muara Sabak Barat Tekankan Skala Prioritas RKPD 2027

13 Februari 2026 - 21:26 WIB

Bangun Pasar Modern, Bupati Tanjab Timur Audiensi ke Kementerian Perdagangan

7 Januari 2026 - 20:46 WIB

Trending di Pemerintahan