Menu

Mode Gelap
Hebat, Pengembalian dan Verifikasi Berkas Belum Waktunya, Ketua TPP Telah Nyatakan Calon yang Masuk Nominasi Kejari Tanjab Timur Terima Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tipikor Upgrade Stasiun Pandu Tahap II Beberapa Kegiatan Telah Ditayangkan ULP Tanjab Timur Pidato Politik Ketua DPC Partai Gerindra Tanjab Timur, Ashar Idris, S, PD.I Usai Pilkada Serentak 2024 di Tanjab Timur PAW Sulpani Berproses Padahal Menangkan Laza, PAN Dikecam

Pemerintahan · 13 Sep 2026 18:58 WIB

Tak Henti Hj Dillah Hich Mengetuk Pintu Pusat, Akhirnya Berbuah 90 Milyar


 Tak Henti Hj Dillah Hich Mengetuk Pintu Pusat, Akhirnya Berbuah 90 Milyar Perbesar

MUARA SABAK, KS.com — Jalan rusak dan kondisi geografis gambut selama bertahun-tahun menjadi tantangan besar bagi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Kini, harapan perbaikannya mulai menemukan titik terang.

Tahun ini, Tanjung Jabung Timur diproyeksikan mendapat alokasi sekitar Rp90 miliar melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Nilai tersebut disebut sebagai alokasi terbesar untuk pembangunan jalan melalui skema tersebut di Provinsi Jambi.

Kabar itu disampaikan Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Jambi, Edi Purwanto, saat melakukan kunjungan kerja ke Tanjung Jabung Timur. Edi meninjau langsung sejumlah ruas jalan yang masuk dalam program Inpres Jalan Daerah di Kecamatan Rantau Rasau dan Muara Sabak Timur.

Bagi Edi, angka Rp90 miliar itu bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Ada proses panjang di baliknya—mulai dari memperjuangkan aspirasi daerah hingga meyakinkan pemerintah pusat bahwa Tanjung Jabung Timur memang membutuhkan perhatian lebih.

Edi mengungkapkan, kunjungan tersebut merupakan kali kedua dirinya datang ke Tanjung Jabung Timur setelah sebelumnya mendapat aspirasi langsung dari Bupati Dillah Hikmah Sari.

“Beliau beberapa kali ketemu saya, menceritakan bahwa ruas Tanjung Jabung Timur itu jalan yang mantap hanya 16 persen,” kata Edi.

Ketika “Cerewet” Menjadi Modal Lobi
Ada satu kalimat Edi Purwanto yang mencairkan suasana ketika menyinggung perjuangan pembangunan jalan di Tanjung Jabung Timur.

Ia menyebut Bupati Dillah Hikmah Sari sebagai kepala daerah yang “agak cerewet” karena terus menanyakan dan memperjuangkan pembangunan jalan untuk daerahnya.

“Bupatinya agak cerewet, tanya terus. Tidak apa-apa bagi kita, tidak masalah,” ujar Edi.
Candaan itu terdengar ringan. Namun di baliknya tersimpan cerita tentang bagaimana sebuah daerah memperjuangkan kebutuhan infrastrukturnya di tengah keterbatasan anggaran pemerintah pusat.

BACA JUGA :  Romi: Kalau Progresnya Stagnan, Berarti Kadisnya yang Kita Evaluasi

Edi mengatakan, Tanjung Jabung Timur pada tahun sebelumnya belum mendapatkan alokasi melalui skema Inpres Jalan Daerah. Karena itu, perjuangan untuk mendapatkan porsi anggaran pada tahun ini dilakukan lebih intensif.

“Karena memang tahun kemarin Tanjung Jabung Timur belum dapat jatah, maka tahun ini kita dapat yang agak lebih besar,” katanya.

Menurut Edi, besarnya alokasi tersebut bukan tanpa alasan. Selain kondisi jalan yang membutuhkan perhatian, karakter geografis Tanjung Jabung Timur yang didominasi kawasan gambut membuat pembangunan infrastruktur di daerah itu membutuhkan penanganan khusus.
“Memang kontur di sini gambut,” ujarnya.

Jalan Ditarget Mulai Dikerjakan Oktober

Dukungan anggaran tersebut akan digunakan untuk menangani sejumlah ruas jalan di Tanjung Jabung Timur.

Dua ruas yang ditinjau dalam kunjungan kerja tersebut antara lain ruas dari Simpang Kantor Camat Rantau Rasau menuju Nipah Panjang, dengan panjang sekitar 4,8 kilometer.

Kemudian ruas dari Simpang Kantor Camat menuju Simpang Tugu Sawit, dengan panjang sekitar 4–5 kilometer.
Edi mengatakan proses tender ditargetkan berlangsung pada September. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik di lapangan diharapkan sudah dimulai paling lambat Oktober.
“Desain kita bulan ini, tender juga bulan ini. Insya Allah kalau terkejar akhir bulan ini kita kerjakan. Oktober sudah pasti dikerjakan,” katanya.

Namun Edi mengingatkan agar pembangunan tidak sekadar mengejar target penyelesaian. Ia meminta kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama. “Kualitasnya sekali lagi kualitasnya harus bagus,” tegasnya. Ia berharap jalan yang dibangun dapat bertahan dalam jangka panjang.***

(ham)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Dillah Tandatangani Hibah Lahan 21 Hektare, Sekolah Nasional Terintegrasi Siap Beroperasi di Tanjab Timur

30 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Dillah Hich Siap Dukung Investasi Limbah Kelapa

21 Juli 2026 - 19:52 WIB

Bupati Hj Dilla Bersama Wabup Dampingi Kunker Anggota DPR RI Edi Purwanto

18 April 2026 - 20:50 WIB

Siap Naik Kelas, Wabup Tanjabtim Sambut Marc Van Dael

14 April 2026 - 17:05 WIB

Bupati Tanjab Timur, Hj Dillah Hich, Sambut Kunjungan Kasatgaswil Jambi Densus 88

27 Maret 2026 - 17:54 WIB

Bersama Forkompinda, OPD dan Camat, Lurah, Kades se Tanjab Timur, Pemkab Tanjab Timur Gelar Buka Bersama

16 Maret 2026 - 21:07 WIB

Trending di Pemerintahan