Menu

Mode Gelap
Hebat, Pengembalian dan Verifikasi Berkas Belum Waktunya, Ketua TPP Telah Nyatakan Calon yang Masuk Nominasi Kejari Tanjab Timur Terima Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tipikor Upgrade Stasiun Pandu Tahap II Beberapa Kegiatan Telah Ditayangkan ULP Tanjab Timur Pidato Politik Ketua DPC Partai Gerindra Tanjab Timur, Ashar Idris, S, PD.I Usai Pilkada Serentak 2024 di Tanjab Timur PAW Sulpani Berproses Padahal Menangkan Laza, PAN Dikecam

Parlementaria · 26 Mar 2024 20:25 WIB

5 Fraksi DPRD Tanjab Timur Sampaikan Pandangan Umum Terkait Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2023


 Ketua DPRD Tanjab Timur, Mahruf (Tengah), didampingi Wakil Ketua I, Saydina Hamzah (Kanan), saat memimpin rapat paripurna DPRD. Perbesar

Ketua DPRD Tanjab Timur, Mahruf (Tengah), didampingi Wakil Ketua I, Saydina Hamzah (Kanan), saat memimpin rapat paripurna DPRD.

MUARA SABAK, KS.com – Selasa (26 Maret 2024) DPRD Tanjab Timur menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum Lima Fraksi DPRD Tanjab Timur (Fraksi Golkar, PDI Perjuangan, BBI, RNR dan Fraksi PAN) terhadap pandangan umum terhadap nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tanjab Timur Tahun Anggaran 2023.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Tanjab Timur, Mahruf dan didampingi Wakil Ketua I, Saydina Hamzah serta dihadiri para Anggota DPRD Tanjab Timur. Dari pihak eksekutif, Bupati Tanjab Timur diwakili Sekda Tanjab Timur, Sapril. Rapat paripurna juga dihadiri para kepala OPD dan Forkompimda serta tamu undangan lainnya.

Usai membuka secara resmi rapat paripurna, Ketua DPRD Tanjab Timur, Mahruf, mempersilahkan kepada Fraksi PAN untuk menyampaikan pandangan umumnya.

Fraksi PAN dalam pandangan umumnya yang dibacakan Musabaqoh, menyebutkan Fraksi PAN selalu sependapat dengan Pemkab Tanjab Timur bahwa prioritas pembangunan Tahun 2023 adalah meningkatkan pembangunan Infrastruktur daerah yang berkualitas dan berwawasan lingkungan. Sudah barang tentu semangat yang dibangun bertujuan meningkatkan transfaransi dan akuntabilitas kinerja Pemda Tanjab Timur, namun beberapa target pelayanan dasar infrastruktur pada Tahun 2023 ada yang belum terealisasi diharapkan pada tahun ini dapat dilanjutkan.

“Fraksi PAN memberikan apresiasi atas progres report Pemda Tanjab Timur atas capaian kinerja 2023. Infrastruktur umum yang merata dan berkeadilan, disamping itu semua diharapkan menjadi ketersediaan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi sangat penting dalam upaya menghubungkan akses antara daerah hingga sentra perekonomian masyarakat bisa lebih baik. Fraksi PAN berpendapat berdasarkan dokumen LKPJ diteruskan pada tingkatan pembahasan selanjutnya, mengingatkan kepada Pemda sebelum pembahasan agar disampaikan laporannya kepada pihak legislatif guna memaksimalkan fungsi pengawasan Anggota DPRD Kabupaten Tanjab Timur,” ungkap Musabaqoh.

BACA JUGA :  DPRD Tanjab Timur Sahkan APBD 2026

Dilanjuti Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan Guntur. Fraksi PDIP kata Guntur, secara umum Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2023 sudah memenuhi bahkan melebihi target realisasi, untuk itu Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi setinggi -tingginya kepada Pemkab Tanjab Timur. “Namun, terhadap PAD 2023 sebesar Rp48.402.787.993,47 atau terealisasi sebesar 70,72 persen, kami mempertanyakan dari sektor mana saja PAD yang tidak mencapai target dan apa kendalanya? Mengingat PAD merupakan pilar utama dalam pembangunan daerah harus jelas dan terukur dalam membuat kebijakan untuk mendapatkan PAD,” sebut Guntur.

Dari Fraksi Golkar, meminta kepada bupati melalui Dinas Pertanian dan Holtikultura untuk melakukan kajian mendalam dan mencari solusi kongkrit atas banyaknya lahan pertanian melakukan alih fungsi menjadi lahan perkebunan, karena bila dipertahankan Tanjab Timur dapat menjadi penyumbang ketahanan pangan Provinsi Jambi yang terbesar. “Kami minta dinas tersebut melakukan inovasi program agar petani tidak melakukan alih fungsi lahan,” kata Alam Bakri, saat membacakan pandangan umum Fraksi Golkar. 

Selanjutnya dari Fraksi Bulan Bintang Indonesia (BBI), yang disampaikan Ambo Acok, meminta sinergitas antar OPD yang tidak mementingkan ego sektoral dalam pembangunan daerah sehingga hasil lebih optimal bisa tercapai. “Dinas PMD diminta melakukan pengawasan intens terhadap tanah Kas Desa atau TKD serta aset desa dan BUMDes untuk kesejahteraan masyarakat desa,” sebut Ambo Acok.

Dan terakhir dari Fraksi Restorasi Nurani Rakyat (RNR) memberikan Sembilan catatan, diantaranya terkait besaran realisasi belanja daerah melebihi realisasi pendapat daerah dengan selisih sebesar Rp.14.792.137.631,35. .ohon penjelasan?.

“Kami menyayangkan dan kecewa terhadap besarnya angka SiLPa Tahun 2023 yang tertuang pada pengantar LKPJ sebesar Rp.78.036.554.452,51 untuk itu meminta penjelasan dari sektor apa? OPD mana yang menyumbang SiLPa,” tutur Yudi Hariyanto saat membacakan pandangan umum Fraksi RNR.***

BACA JUGA :  Banggar DPRD Sampaikan Laporan Pembahasan Raperda APBD Tanjabtim 2026

(ham)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dana Nasabah Dikembalikan, DPRD Apresiasi Kinerja BPD Jambi Muara Sabak

3 Maret 2026 - 17:11 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Zilawati, SH, bersama sejumlah anggota DPRD setempat mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh H. Bakri

28 Februari 2026 - 15:22 WIB

Anggota DPRD Tanjab Timur Gelar Reses ke Dapil Masing-masing

25 Februari 2026 - 15:16 WIB

Anggota DPRD Tanjab Timur Hadiri Musrenbang Kecamatan Rantau Rasau

11 Februari 2026 - 19:28 WIB

Anggota DPRD Tanjab Timur Dapil III Hadiri Musrenbang di Kecamatan Mendahara Ulu

10 Februari 2026 - 19:03 WIB

DPRD Tanjab Timur Sahkan APBD 2026

21 November 2025 - 17:38 WIB

Trending di Parlementaria